Prabowo Subianto
Profil
- Jabatan
- Presiden Republik Indonesia
- Partai Politik
- Ketua Umum Partai Gerindra
- Peran Strategis
- Pembuat kebijakan nasional program KMP & MBG
- Afiliasi Yayasan
- Ketua Pembina YPPSDP (Ultimate Controller Agrinas)
Relasi
RED FLAG
Presiden Prabowo Subianto menandatangani Inpres No. 9/2025 yang meluncurkan program KMP senilai Rp210T, sekaligus mengendalikan YPPSDP yang memiliki 99% saham Agrinas — kontraktor utama program tersebut. Presiden adalah pembuat kebijakan sekaligus penerima manfaat kontrak. Ini bukan sekadar konflik kepentingan — ini adalah capture negara oleh institusi presiden.
Dirgayuza Setyawan: (1) Kepala Divisi Media Sosial Gerindra → (2) Direktur Operasi Agrinas → (3) Asisten Khusus Presiden Prabowo (Oktober 2025). Orang yang mengetahui seluruh operasi internal Agrinas kini duduk di lingkaran inti istana. Akses informasi sensitif tentang kontrak KMP/food estate mengalir langsung ke Presiden via orang yang sama.
Danantara (dipimpin Burhanuddin Abdullah — mantan terpidana korupsi, Thread B) mendanai Rp210T program KMP, yang kontraktor utamanya (Agrinas) dikuasai yayasan Prabowo, yang diawasi Menteri dari Gerindra (Ferry Juliantono), yang dibiayai dari Dana Desa (58% alokasi) + APBN. Satu loop tertutup: kebijakan (Prabowo) → kontraktor (Agrinas/YPPSDP) → pembiayaan (Danantara) → pengawasan (Menteri Gerindra). Tidak ada titik independen.
Komisaris PT TMI (broker alutsista milik YPPSDP) berpindah ke jabatan BUMN/pemerintah strategis setelah Prabowo jadi presiden: (1) Glenny Kairupan: Ketua Komisaris TMI → Dirut Garuda Indonesia (Oktober 2025), (2) Angga Raka Prabowo: Komisaris TMI → Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (September 2025). Pola yang sama dengan Dirgayuza (Direktur Agrinas → Asisten Khusus Presiden). Satu ekosistem orang berputar antara YPPSDP-companies dan jabatan negara.
YPPSDP (org-ppsdp) is super node yang mengendalikan tiga vehicle pengambilan anggaran negara sekaligus: (1) Agrinas — kontraktor utama KMP Rp128T+, (2) TMI — intermediary alutsista (draft Perpres 25 tahun USD124,99 miliar), (3) mitra SPPG program MBG. Ketiganya dikendalikan satu yayasan non-profit: Prabowo sebagai Ketua Pembina, Musa Bangun (Waketum Gerindra) sebagai Ketua. Seluruh direksi TMI adalah teman seangkatan Prabowo (AKABRI 1970) atau kader Gerindra. PBHI+ICW+Imparsial sudah laporkan ke Ombudsman RI (Februari 2024) atas dugaan maladministrasi.
Presiden Prabowo Subianto adalah Pembina Yayasan GSN yang menjadi mitra SPPG MBG — program bernilai Rp335 triliun (Anggaran 2026) yang presiden sendiri tentukan anggarannya melalui BGN. Adiknya (Hashim, Utusan Khusus Presiden) dan Menteri Pertahanannya (Sjafrie Sjamsoeddin) juga pengurus yayasan yang sama.